Letter to Zee #3

Gue nulis ini, biar Zee kalo baca tau dia kecilnya ‘gimana’. :D  Eng ing eng.

My Dearest Zee,

my little man…

Pas mommy nulis ini kamu hampiiiir 1,5tahun umurnya. Thoughest moment for me. Karena kamu sepertinya udah mulai tahu kalau mommy dan papa setiap pagi pergi dan kembali malam hari. Jadi kadang2 kalau kamu keliatan kesel sama Mommy & Papa (atau kangen banget sampe ga mau lepas dari pelukan papa kaya kemarin), Mommy sama Papa suka sedih :(

Meskipun sedih, Mommy juga berusaha ngga memikirkan kenapa kamu kalau kesel lari ke Cus. Karena kamu menghabiskan waktu 15 jam sama Cus, kan? Apalagi semboyan Cus kan to protect and to serve, kaya Robocop. Mommy cuma bisa berusaha menghabiskan waktu sebanyak mungkin sama kamu, i’m not perfect. Plus i’m a working mother. Waktu sama kamu pasti jauh lebih sedikit dibandingin kamu sama Cus. Tapi.. Selama kamu masih nepuk2 pundak Mommy kalo ditanya “Mommy mana mommy?” instead of Cus, mommy lega :p

Our ultimate happiness, kalo pulang kantor dan kamu udah di depan pintu. Jingkrak2 dan ketawa2 sambil nunjuk mobil “ngengeeeng!”. Lenyap sudah capek dan pusing kena macet. Dan kalo kamu lagi mau ‘big huuug’ atau kiss2 mommy dan papa, bener2 bonus point banget! :D

Kamu juga lagi seneng main ngambek2an. Nangis palsu kalo tante Ochel bilang, hihihi.. Kemarin Zee deket2 dispenser, karena takut kamu pencet2 air panas (meskipun udah di lock), mommy langsung angkut kamu, ternyata kaki kamu nendang kulkas karena mommy angkat itu, nangis lah kamu, meskipun pertamanya cuma mewek dan liat tanggepan sekeliling gimana. Akhirannya tetep nangis sampe meronta2 ga mau di gendong Mommy. Sedihnya :p tapi untung kamu lari masih ke Papa. Hihihi.

Tapi untungnya, kamu ga pernah berlarut2 kalo kesel.., Mommy tinggal ajak kamu naik, dan ke… (your happiest place on earth) kamar mandiii! :D

Kamu langsung berhenti nangis, main air selagi Mommy bersihin kaki dan tangan kamu, pipis lucu. Terus terakhir dilap papa pake handuk. Ritual wajiiib sebelum tidur kamu :D eh sekarang makein kamu pamers-pun susah lho Zee, makanya mommy sering bilang “work with me pleeeease!” kamunya sih lari2 terus, pampers ditendang2 :) )

Another highlite of the day, kalo kamu berhasil tidur di kasur sama mommy, kadang masih perlu digendong, dan tentu aja melukin mommy kaya gini :

happiest moment! i love you, son! sampai mati! :)

-Mommy (dan Papa)-

1st Birthday Letter

My Dear Son, Zlatan..

Happy Birthday, your 1st one that is..

Rasa bahagia an bangga Mommy & Papa ngga bisa diungkapkan dengan kata-kata. You know we love you too much right?

Sayangku,…. Mommy inget satu tahun yang lalu, setelah 9 bulan yang sangat menyenangkan (terimakasih, nak..) kamu harus keluar dari perut Mommy yang nyaman. To be honest, Mommy merasa sedikit sedih waktu kamu dikeluarkan dari perut Mommy, for the first 5 minutes masa dimana saat kamu dibersihkan dan ditimbang sama Om Dokter Sander. I missed those little kicks already. Tapi semua kesedihan hilang bercampur haru dan Mommy ngga tahu harus berkata apa lagi sewaktu kamu datang dan didekatkan ke wajah Mommy. I can only say “Hai, Zee..” :’) Yes, Zee, my Little Pakcik. Nama itu udah ada dari berbulan bulan sebelum kamu lahir. Nama yang sama Papa dipilih dengan sangat hati-hati karena itu adalah ‘beban’ kamu seumur hidup.. adalah pengharapan Papa, adalah kepercayaan Mommy.

Kedatangan kamu membawa pengalaman yang susah untuk di lupakan, nak.. Sebelum kamu lahir I feels like I can conquer the world and I’m ready for anything. Ternyata benar seperti kata orang, hidup berbalik 180’, meskipun jatuh bangun, Mommy dan Papa tried to adjust the best we can. Mommy survived the baby blues, and Papa survived from Mommy’s weird attitude during that time (LOL). We keep support each other and I thank God for this little family. You were giving us the true lesson how to start our parenting life. I’m enjoying my mommy-hood, papa loveeess his role as a Daddy. We’re so proud and happy to have you. Semoga semua keputusan yang Mommy dan Papa anggap adalah yang terbaik untukmu menjadi keputusan kamu juga. Percayalah, harapan kami kepadamu terlalu besar, kami tidak pernah terpikir untuk memberikan kamu keadaan yang merugikan. We’re too much in love with you, Little Man.

No need to take a rush with your milestones, anakku.. For you know exactly that we’ll be standing beside you, treasuring every moments that you created. We’ll be hand in hand to catch when you fall, we’ll be there for you, anytime, anywhere, until we both gone.

Zlatan Aufarrayhan Pradono, Enjoy your 1st Birthday.

Thank you for being a very kind and sweet baby throughout the year.

Now welcome your toddler world, Son…

(too) Much love,

Mommy (or Mama or MeyMey as you like to call me)

and Papa.

May 25th 2011

(re-blogged from Woro Tumblr)

Letter to Zee, No. 1.

abis liat2 foto Zee yg ada di BB gue dan jumlahnya ratusan… jarang banget ada foto gue berdua dia ya.. :p

Dear My Little Man,

Just in case, someday when you grew up.. dan udah ngerti tentang segala sesuatunya, dan mungkin kamu saat itu ngerasa Mommy lagi ‘resek’, maka postingan untuk kamu baca, sayangku..

Kamu, Zlatan Aufarrayhan Pradono.. adalah kado yang sangaaaaattt berharga dalam kehidupan Mommy (dan Papa), Mommy tau pertama kali Mommy hamil kamu just around Papa’s birthday in October 2009 and then you, my little baby.. arrived in the world on May 2010, a month after Mommy birthday.. You are truly our precious gift!

Dulu, waktu hamil kamu Mommy sering sekali mimpi.. Mommy mimpi main2 sama bayi, tapi bayi itu ngga mau ngeliatin mukanya, beberapa kali mommy mimpi terus kaya itu sampe akhirnya Mommy kesel sendiri dan mulai membayangkan seperti apa kamu nanti.

tanggal 25 May 2010 kamu datang dan subhanallah, kamu PERSIS seperti apa yang Mommy bayangin, sayangku… PERSIS.

Please bare in your mind forever, Mommy loves you (and your upcoming little brothers/sisters who wait up there) so so much. I’d die for you in literally and unconditionally,  Mommy pernah sekali bertaruh nyawa melahirkan kamu dan samasekali tidak akan berkeberatan untuk sekali lagi berada di posisi itu apapun kondisinya.

2,5 tahun Mommy mengharapkan kamu datang sayangku, banyak banget mimik muka kamu yang mommy impi2kan. Yang paling Mommy & Papa nantikan adalah ekspresi kamu waktu pertama kali nanti Mommy ajak ke pantai… I longing to see that “OOOHH, LOOOKK!!!” gasping little cute face. i do :)

Zlatan sayang, kalo kamu udah gede nanti.. dan kamu menemukan tidak banyak foto Mommy berdua sama kamu, itu karena i always the one behind the camera, sayang.. i don’t wanna missed any seconds capturing your face, your expression, your laughs… I’m too much adoring you, my baby..

Zee anak Mommy, seperti yang Mommy selalu bisikkan tiap malam sewaktu kamu tidur, Mommy berharap kamu nanti jadi seperti Papa.. pintar, baik hati, banyak teman, sopan dan jujur kepada siapapun..

Semoga Mommy bisa ada terus disetiap milestones kamu ya ganteng, kalaupun ngga.. :) well through this post, i just want to make sure that you  know how much Mommy loves you.. its too much.

My dear little man.. :) i wish you all the greatest things happen in your life.. you always had my bless in everything.

Gazillions of kisses and hugs..

-Mommy-

aaaabbbbb