Farewell, Office.

yep. i’m now a FULL TIME MOM! (i hate that phrase actually, don’t we all? working mom and stay at home mom ARE a full time moms?).

Let’s not debating about the terms, mari cerita tentang bagaimana dan mengapa gue mangambil keputusan besar ini.

Keputusan ini sebenernyaudah dipikirkan sejak dahulu kala, gue udah 6,5 tahun kerja dikantor ini. Dan satu2nya perubahan yang gue alami adalah pindah tempat duduk. Jobdesc? 11-12 lah. Jabatan? tetep jadi Mbak Sekretaris Pak Direktur yang Judes. Yes, that’s me! :) ) Gue memang cenderung untuk bikin orang segen minta tolong sama gue kecuali dia boss gue. Well ya, akhirnya sih Boss gue juga sering segen minta tolong karena Judes Mode gue masih ON kadang kadaaaanggg hahahhaha..

Ini kerjaan pertama gue sejak luluskuliah, setelah akhirnya gue dipaksa berhenti ‘jaga2an’ sama nyokap dan kerja beneran sana! – katanya. Sejak di gedung Landmark sampai ke Menara Karya,perusahaannya tetep sama, emang demen aja pindah2 gedung. Dan gue menghabiskan 10 jam setiap hari kerja di kantor ini. Ketemu orang2 yang sama, temenan dan akhirnya udah seperti sodara sendiri. *mewek*

Comfort Zone oh Comfort Zone.

Gue kerja ngga ngejar apa2, sempat kemarin datang tawaran jadi PersonalAssistant seorang CEO tapi mesti stand by 24 jam, bisa juga nginep2 rumah CEO (cewe kok) itu. Andri, konsultan karir gue cuma bilang “kalo memang harus ada orang yang pulang malem atau pagi demi banting tulang menghidupi keluarga,that must be me.” jadi gue langsung terharu sangat dengan kata2 Andri saat itu. Dan memutuskan untuk menolak gaji 2x lipat itu.

Setelah itu adaaja kejadian yang memang seolah jadi pertanda bahwa gue harus cabs. Bukan, bukan ternyata berita bahwa Andri insya Allah diterima kerja di Sg.Percaya atau ngga, berita itu baru confirm 3 jam setelah gue ngomong ke Pak Boss kalau gue mengundurkan diri. Jadi gue sebenernya udah siap dengan jadi pengangguran banyak acara.

Berita bahwa Andri diminta pindah ke Sg gue akan ceritakan lain waktu ya. Karena sisa cuti gue masih banyak, sekalian ada rencana liburan ke Hong Kong minggu lalu, gue memutuskan untuk mengambil sisacuti panjang gue. 10 hari lebih tepatnya. Jadilah gue berkantor terakhir kemarin tanggal 2 Maret 2012.

Hari itu, gue sengaja pesan cupcakes dari Minilovebites yang topper-nya gue bikin sendiri. Tulisannya cuma Farewell. Bersamaan dengan itu, gue juga kirim email Farewell ke temen2 kantor. Simple ya. Tapi efeknya, luar biasa. Colleagues gue dateng satu2 untuk nyalamin good luck, BOD juga balas email. Ex boss throw me a last-lunch gathering. Ifi can cry,i would.

Gongnya bagi gue waktu driver2 opers dan office boy baris dan nyalamin gue selamat tinggal. They were like my entourage. Gue ga pernah kesusahan ngurusin atau ngerjain apa2 karena ada mereka. :’)

Ah well, kardus sudah dipak,dibawa pulang. Terakhir gue liat meja dan sekeliling kantor yang udah sepi sambil berkaca2.

Thank you for 6.5 years of experience and friendship.

Good bye, until we meet again…