Selamat Hari Ibu atau Happy Mother’s Day?

Jujur, gue ga pernah nyadar-nyelametin-ngeh tentang Hari Ibu sebelum taun lalu. Gue taunya Hari Ibu itu untuk dicelebrate oleh Ibu (perempuan yg punya anak), thus.. gue dulu cuma sms emak bilang “Happy Mother’s Day, mamah!” itupun kalo inget.. :p

Hari Ibu taun lalu gue hamil, dan kaget dengan banyaknya ucapan Selamat Hari Ibu yang masuk ek mention twitter gue. I feel happy and blessed. Suddenly gue sedikit merasakan gimana rasanya jadi ibu..

Ada yang bilang, hari ibu di Indoensia beda, karena kebanyakan para wanita disini saling menyelamati dan bertukar kata2 tentang bagaimana mulianya menjadi ibu, menurut salah satu artikel, itu salah. Bukan itu. Katanya Hari Ibu yang benar dan tidak salah kaprah di Indonesia adalah gagasan presiden RI pertama sebagai rasa terimakasih untuk perjuangan para ibu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sementara yang di celebrate di Indonesia ini menjurus ke Mother’s day barat2an.

Honestly, i don’t care. I don’t care kalo ternyata hari ibu di Indonesia begini, disana begitu, dll. Bagi gue, tanggal 22 Desember adalah saat gue berterimakasih (out of all those thank yous gue ke emak gue dalam hal apapun, sepanjang hidup gue) atas kerja keras emak mendidik dan menghidupi gue (with her loyal partner aka. me-daddy ya :) ). She’s my super woman and role model. Tanpa sadar saya mengikuti jejak karier-nya, mengikuti pikirannya, mengikuti gaya berpakaiannya, sampai ke gaya belanjanya *ahem*.

Jadi ibu itu berat lho, baru beberapa hari yang lalu gue mengalami nerve wrecking moment. Gue merasa sangat capek, pingin rasanya bisa dibelah 4. Jadi istri, ibu, karyawati dan ibu rumah tangga. Di rumah gue jadi super lemes dan kaya ga bisa mikir apa2. Di kantor gampang nangis. Sampe 2 temen baik gue ikutan panik (hugs Anggi & Ochelita). Lalu masih sambil nangis malem2, gue liat Zee yang lagi tidur, dan tanpa sadar tanggannya menggenggam jari kelingking gue. Gue nangis ngejer tanpa suara, mengingat bahwa selama bbrp hari gue hanya memikirkan tentang diri gue, sedikit lupa kalau Zee butuh gue juga. Sedikit lupa kalau sebelumnya gue menjalankan peran sebagai Ibu dll ini tanpa beban. Tangan kecil Zee mengingatkan ada manusia kecil yang menggantungkan hidupnya ke gue.

Jadi ibu itu gak gampang, Andri sering mengingatkan, dan ga lupa juga bilang kalau tugas2 itu bisa jalan bersama dengan dia, Again, I’m thanking God karena Andri, he always there to support me. Jadi ibu itu menyenangkan, jadi istri suatu kewajiban, jadi karyawati itu “keterpaksaan’ (hihi), jadi ibu rumah tangga itu keharusan. Didalam perut semua wanita terdapat rahim, karenanya semua wanita adalah ibu.

So.. Let’s continue this noble job, Selamat Hari Ibu atau Happy Mother’s Day, teman-teman.. :)